Biarritz, Kota Berbau Uang Yang Cocok Untuk Dijadikan Tujuan Traveling

Biarritz, Kota Berbau Uang Yang Cocok Untuk Dijadikan Tujuan Traveling

Menjelang libur panjang lebaran tahun ini, tidak sedikit yang merencanakan perjalanan panjang untuk traveling, baik bersama keluarga, pasangan ataupun sendiri. Tidak sedikit orang yang mengatakan bahwa traveling merupakan hobi favorit bagi kebanyakan orang di seluruh dunia, karena memberikan keuntungan dan juga manfaat bagi orang-orang. Nah, kali ini kita akan ngebahas keindahan salah satu kota yang ada di luar negri, yang pantas dijadikan sebagai tujuan untuk traveling. Penasaran kan kota apa itu? Yuk, baca terus kebawah….

Pernah dengar kata Biarritz gak? Apa itu? Yaps, Biarritz itu merupakan nama kota. Biasanya disebut dengan kota uang. Kota Biarritz ini berada di daerah Pays Basque, di belahan selatan barat Prancis. Orang menyebutnya Biarritz adalah ibukota Pays basque bagian Perancis. Kota yang menjadi buah bibir banyak orang ini, memang pantas dijadikan sebagai tujuan untuk Anda yang ingin travelling.

Mengenal Kota Biarritz

Biarritz, kota yang katanya berbau uang, dengan pantai besar yang begitu indah dan juga padat dengan turis dari mancanegara. Para perselancar terlihat begitu sangat mempesona berada di atas papan, meluncur dan bermain dengan ombak.

Ngomong-ngomong, kenapa disebut kota uang ya? Well, Biarritz dijuluki dengan kota uang yaitu karena diacu oleh beberapa faktor.

Dimulai pada abad ke 18, kota Biarritz yang memiliki keindahan pantai dari ombaknya samudra Atlantik ini, dipilih oleh kalangan medis sebagai terapi air. Setelah itu, pada tahun 1800, resor terapi air ini berubah sebagai tempat untuk meditasi agar tubuh menjadi relaks. Dan delapan tahun kemudian, Napoleon I dan istrinya Joéphine datang ke kota resor pantai itu, untuk menemani kakak mereka yang menjalani terapi, yang membuat keduanya menetap selama beberapa bulan.

Kisah cinta Napoleon III dengan permaisuri María Eugenia Ignacia Augustina, turunan Spanyol, di Biarritz ini juga membuat kota ini terkenal dengan sebutan “Ratu pantai dan pantai Raja”. Di mana pasangan tersebut selama kurun waktu 14 tahun, kerap kembali ke kota ini untuk berlibur.

Tidak hanya raja dan ratu Prancis saja yang memilih kota ini sebagai tempat berlibur untuk membuat relaks tubuh, beberapa raja dan ratu dari negara lainnya, turut memilih kota ini untuk menghabiskan masa istirahat mereka. Kalangan bangsawan dari mancanegarapun, tergoda untuk mencoba memilih fasilitas mewah yang ditawarkan oleh resor pantai di sini.

Zaman dahulu, belum ada peraturan cuti dibayar. Maka, hanya mereka yang ber-uang banyaklah yang bisa menikmati liburan tanpa pusing memikirkan gaji yang akan berkurang akibat tidak bekerja. Dan di kota Biarritz inilah, kebanyakan para kaum borjois yang datang menikmati vakansi di resor pantai ini untuk berselancar, melepas keletihan tubuh dengan pelayanan perawatan badan atau hanya sekedar berjemur sambil menikmati minuman koktail.

Pastinya kalian pada bertanya-tanya dong, mengapa di kota ini? kan masih banyak kota lainnya yang juga memiliki panorama rupawan lengkap dengan pantai dan lautnya yang memikat?

Jawabannya, ternyata suhu disini sangat mempengaruhi pilihan wisatawan. Di mana saat musim dingin, udara kerap tak pernah membeku, mereka menyebutnya, udara lembut di musim dingin, karena tak membuat mengigil. Dan di musim panas, biasanya tak pernah terlalu panas, tak seperti di Prancis selatan.

Biarritz harus diakui memang sangat indah. Kota ini terletak di sebuah teluk yang melengkung dengan latar belakang pegunungan. Hotel-hotel tinggi berdiri berjejer di sepangjang pantai. Untuk menikmati keindahan pantai, kita tidak harus turun dari kendaraan. Namun bila kita ingin menyusurinya dengan berjalan kaki tanpa kaki kita harus menjadi basahpun bisa. Jalan untuk pejalan kaki dibuat naik turun dan berkelok-kelok mengikuti garis pantai.

So, menurut dari kebanyakan orang, mengapa ada istilah kota Biarritz berbau uang, itu terlebih karena sejarahnya. Karena memang banyak kalangan ke atas yang memilih kota Biarritz sebagai tempat tinggal dan tempat untuk berlibur. Tak hanya itu saja, Biarritz juga merupakan ibukota berselancar di Prancis dengan gelombangnya yang merupakan surga bagi penggemar toko surfing.

Nah, inilah bagian-bagian yang membuat Biarritz pantas dijadikan sebagai tujuan untuk traveling:

  • Hôtel du Palais

Terletak di bukit-bukit pasir yang menghadap ke ujung utara Grand Plage. Hôtel du Palais merupakan grande dame terakhir dari masa lalu Kerajaan Biarritz. Dikonversi menjadi sebuah hotel pada tahun 1883, bekas Villa Eugénie yang telah mempertahankan atap mansardnya yang megah dan fasade kayu bertingkat, tetapi sekarang memiliki 154 kamar tamu, yang menyalurkan gaya Kekaisaran Kedua asli villa dengan tirai sutra dan perabotan Louis XIII berlapis. Di lantai bawah, dua restoran hotel, Jardin de l’Océan dan Villa Eugénie, memberikan hidangan yang ditinggikan untuk menikmati hidangan seafood Prancis yang dicintai. Restorasi yang sedang berlangsung menjanjikan kolam besar baru pada bulan Juni 2018 dan sebuah solarium dengan pemandangan dari ombak yang pecah di sepanjang Côte des Basques.

  • Château Du Clair De Lune

Terletak di sebuah taman seluas 20 hektar, hanya tiga mil di luar kota. Bekas rumah abad ke-19 ini menawarkan versi yang lebih tenang dari Biarritz. Sembilan kamar tamu di rumah utama menampilkan detail periode, termasuk lantai mozaik parket dan lampu gantung. Sedangkan delapan kamar di pondok berburu modern yang dimodernisasi masing-masing memiliki teras pribadi. Restoran hotel, AROSTA, menempati rumah pertanian abad ke-18 yang ditutup merah dan menyajikan makanan kenyamanan Prancis seperti kue cod Basque yang lezat dan sosis panggang serta kentang purée.

  • Carøe

Tradisi Basque Country dan masakan Nordik berkumpul di bar pintxos yang terinspirasi Skandinavia ini, di mana makanan laut lokal disajikan dengan fermentasi, asinan atau asin. Duduk di meja kayu tinggi di ruang makan yang terang dan berwarna biru kehijauan, para tamu dapat memesan prosesi piring kecil yang imajinatif seperti monkfish foie gras, belut asap dengan pir karamel, dan gravlax trout yang diberi saus dill vinegary.

  • Chéri Bibi

Mitra Fanny dan François Lemarié membuka Chéri Bibi pada tahun 2015, sebagai gua-gua pertama di pantai Basque, toko anggur hibrida, bar dan restoran. Daftar anggur alami dan organik Perancis yang beragam dapat dinikmati dengan pilihan makanan pembuka yang menggoda, termasuk sarden Galicia dan keju susu domba dari desa abad pertengahan di dekat La Bastide Clairence. Ada juga menu makan malam yang terinspirasi gaya Israel, menawarkan pilihan yang lebih sehat seperti terong panggang utuh dengan saus tahini, irisan puding hitam dengan paprika, dan daging babi kintoa lezat, daging babi pilihan di Basque Country.

5. Jox & An

Terinspirasi oleh gaya resor Prancis klasik tahun 1920-an. Jox & An, di pusat Biarritz, menjual berbagai pilihan espadrilles tali dan sandal khusus untuk wanita. Dibuat di sebuah pabrik espadrille berusia 125 tahun di kota Mauléon, 80 mil timur Biarritz, sepatu kanvas warna-warni, klasik dan datar, atau dibalut dengan ikatan kaki yang berliku mewujudkan keahlian, tradisional dan kesederhanaan Basque.

  • Rocher de la Vierge

Terhubung ke daratan oleh jembatan besi panjang, singkapan batu emas di Teluk Biscay ini dihiasi dengan patung Bunda Maria yang ikonik seperti Biarritz sendiri. Legenda mengatakan bahwa nelayan lokal pertama menempatkan patung di atas batu pada tahun 1865 sebagai tanda terima kasih setelah ekspedisi penangkapan ikan paus yang mengerikan. Jalan-jalan sebaiknya dinikmati saat matahari terbenam, ketika kabut laut datang dan cahaya memudar, pengunjung dapat melihat kembali ke Biarritz ketika lampunya mulai berkilauan di sepanjang tepi laut.

Nah, jadi itulah sedikit pembahasan mengenai Biarritz, kota yang ber-bau uang yang merupakan ibukota berselancar di Prancis. Biarritz ini cocok banget buat Anda yang ingin traveling, karna kota ini begitu indah dan kaya akan budaya.. so, tunggu apalagi?