“Shibuya” Stasiun Kereta Yang Merangkap Tempat Hiburan

“Shibuya” Stasiun Kereta Yang Merangkap Tempat Hiburan

Bagi kalian yang sangat menyukai segala sesuatu yang berbau tentang Jepang. Pasti kalian pernah donk dengar tempat yang namanya Shibuya. Kalau boleh jujur, mimin belum pernah kesana sih. Mimin tahu tempat ini dari sebuah manga Jepang.

Kalau dilihat dari ceritanya di manga, sepertinya tempat ini memiliki daya tarik. Itulah yang membuat mimin jadi penasaran dan sangat tertarik dengan tempat ini. Oleh karena itu, dalam pertemuan kali ini, mimin mau membahas tentang Shibuya ini.

Bagi kalian yang juga ingin tahu tentang kehebatan Shibuya ini, kalian langsung intip disini saja ya. Siapa tahu kita bisa jalan bareng ke sana. Ok, ini dia yang kalian harus tahu tentang Shibuya.

Shibuya Merupakan Tempat Nongkrong Bagi Para Anak Muda

Shibuya ini guys ternyata adalah stasiun kereta api. Namun, daerah disekitar stasiun ini telah dijadikan tempat nongkrong bagi anak-anak muda yang ada di Jepang. Di sini kalian bisa menemukan beberapa restoran terkenal, bar, klub malam dan tempat musik live. Selain itu, disana juga ada toko-toko yang menjual barang-barang trendi dan kekinian.

Tempat ini wajib kalian kunjugi jika kalian ingin mendapatkan barang-barang kawaii (lucu) yang diterbitkan dari majalah (ini nih surganya buat para kids zaman now). Gak cuma itu guys, kalian juga dapat menikmati makanan yang ada di kafe yang gaul abis dengan harga yang terjangkau banget.

Hal lain yang keren yang ada di Shibya ini adalah yang terdapat pada depan stasiun. Di sana terdapat sebuat Patung Hachiko yang sangat terkenal dan Shibuya Scramble Crossing. Jika kalian berjalan kaki sedikit dari stasinn maka kalian bisa menemukan Taman Yoyogi. Ini merupakan taman yang sangat subur dan hijau. Taman ini selalu dijadikan tempat untuk membuat acara di akhir pekan.

Stasiun Kereta Api Pertama Yang Telah Mengubah Jepang

Stasiun ini telah melayani lebih dari 2 juta penumpang per hari dan katanya juga ini merupakan stasiun kereta api tersibuk di Jepang. Sama seperti halnya dengan saudara dari stasiun Shibuya yaitu Stasiun Shinjuku di Utara, sejarah mereka telah mencerminkan perubahan besar yang telah mengubah Jepang. Ini terjadi pada saat kereta api pertama dibuka pada tahun 1872.

Stasiun Shibuya dibuka pada tahun 1885 dengan halte di jalur Akabane-Shinagawa Nippon Railway, ini berawal dari Jalur Yamanote yang mengelilingi pusat kota Tokyo. Pada saat itu, ini merupakan tempat yang terpencil, kemudian Shibuya dengan cepat tumbuh menjadi kawasan komersial dan hiburan yang ramai. Secara perlahan, tempat ini telah menjadi desa pada tahun 1889 dan 20 tahun kemudian telah berubah menjadi sebuah kota.

Pada 1907, Kereta api elektrik Tamagawa memulai layangan trem dari Shibuya ke Futakotamagawa di Sungai Tama, yang memisahkan antara Tokyo dari Kawasaki barat daya. Sekitar waktu itu, Stasiun Shibuya adalah bangunan dengan menara, tidak seperti Stasiun Harajuku yang ada di jalur JR Yamanote dan banyak penumpang yang akan tiba dan berangkat dengan menggunakan becak sebelum menaiki kereta.

Pada tahun 1927, telah mulai ada layanan penginapan di sepanjang jalur kereta api yang akan menghubungkan ke Yokohama. Beberapa jalur yang dapat menghubungkan Shibuya adalah salah satu pusat rel kereta Tokyo Shinjuku, Ikebukuro, Ueno, Tokyo dan Shinagawa.

Dipimpin oleh seorang industrialis terkemuka Keita Goto (1882-1959), Tokyu kemudian tumbuh menjadi sebuah kerajaan transportasi dan ritel yang kemudian mengambil alih trem Tamagawa.

Setelah diambil ahli, namanya pun berganti menjadi Den-en Toshi Line, sekarang ini telah menjadi jalur kereta komuter utama sepanjang 31 km yang melayani barat Tokyo dan Kanagawa Prefecture, di mana ujungnya adalah Chuo-Rinkan.

Apa Tang Harus Dilakukan Ketika Sampai Di Shibuya?

Sebenarnya ada begitu banyak hal yang bisa dilakukan di Shibuya, terutama bagi yang suka jalan kaki. Banyak dari kita secara otomatis menghubungkan Tokyo dengan Shibuya Crossing. Inilah yang membuat Shibuya menjadi tempat yang sangat baik bagi wisatawan yang ingin ke Jepang.

Nah, seperti apa sih tempat-tempat yang keren di Shibuya. Yuk, lihat selengkapnya disini.

Shibuya Crossing

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, para pejalan kaki yang ada di Shibuya adalah daya tarik yang terdapat di sana.Kalian tinggal pilih sendiri mau mengunjunginya di waktu siang ataupun malam, tapi lebih baik sih waktu malam karena suasananya lebih dapat.

Itu adalah suasana paling keren yang ada di Tokyo. Pilihan lain adalah untuk mengunjunginya pada saat jam-jam sibuk dan barulah kalian akan merasakan getarna di Shibuya Crossing. Tapi kalian gak perlu khawatir guys, karena jam sibuk yang mimin maksud adalah orang-orang yang sedang menikmati suasana dari Shibuya Crossing.

Patung Hachiko

Tempat wisata Shibuya yang satu ini juga merupakan salah satu landmark terkenal di distrik ini. Pernahkah kalian mendengar mengenai kisah seekor anjing yang setia dengan tuannya?Hachiko.

Yah, inilah kisah anjing mengharukan yang sudah dibuat filmnya tahun 2009, bahkan kini telah diabadikan di sudut alun-alun Shibuya. Kisahnya adalah Hachiko merupakan seekor anjing akita yang lahir pada tahun 1923.

Eisaburo Ueno, adalah seorang profesor di Universitas Tokyo, dia adalah pemilik anjing ini. Dia selalu mengajaknya berjalan-jalan dan merawatnya dengan sepenuh hati. Ueno telah menganggap Hachiko bagai anaknya sendiri. Hingga Hachiko berusia dua tahun, ia selalu diajak ‘ayah’-nya untuk berjalan ke stasiun.

Hachiko akan pulang sendiri namun kembali ke stasiun menunggu Ueno pulang. Semua orang disekitar stasiun sudah tahu betul tentang kebiasaan Hachiko ini. Sampai pada suatu hari, Ueno meninggal ketika mengajar di Universitas.

Namun sayangnya, Hachiko yang ingin menjemput , tidak pernah lagi bertemu dengan sang ayah. Hachiko pun tidak pernah berhenti menunggu, setiap hari, bahkan hingga 10 tahun ia tetap menunggu. Cerita ini sudah menjadi legenda hingga akhirnya diabadikan pada sebuah patung dimana Hachiko selalu menunggu Ueno.

Love Hotel

Love hotel adalah tempat di mana kalian dapat menyewa ruang untuk beberapa jam atau sepanjang malam. Hal ini bukanlah hotel biasa yang seperti yang digunakan oleh pria dan wanita yang ingin sedikit privasi untuk jangka waktu yang singkat. Ada kebijakan yang sangat ketat dari Hotel.

Yoyogi Park

Tempat wisata Shibuya ini adalah salah satu taman kota yang terbesar yang ada di Tokyo. Rumput luas, kolam dan suasana hutan kota membuat tempat ini  menjadi sering juga dikunjungi warga Shibuya untuk jogging maupun piknik.

Hutan ini juga sangat terkenal karena ada pohon ginko nya yang berwarna emas ketika gugur. Sebelum dijadikan taman di tahun 1967, Yoyogi Park disibukan dalam perhelatan Olimpiade Tokyo 1964.

Walaupun tidak terlalu bising, Yoyogi Park tetap memiliki jiwa Shibuya yang muda. Disini kalian dapat meilhat perkumpulan anak muda yang sedang latihan menari hip-hop atau perkumpulan pecinta Anjing pudel yang menggemaskan.

Jika kalian menelurusi sisi barat dan utara, kemudian melewati kolam air mancur ditengah lapangan,maka kalian akan mendapatkan suasana yang lebih romantis. Kalian juga bisa menyewa sepeda dan membeli eskrim. Setelah seharian capek mengeliling Shibuya, Yoyogi Park dapat menjadi tempat beristirahat yang hemat.

Cat Cafe Hapineko

Tempat wisata di Shibuya yang selanjutnya adalah surga bagi kalian yang sangat menyukai kucing. Cat Cafe Hapeniko adalah sebuah kafe yang membuat kalian dapat bermain dan berinteraksi langsung dengan kucing-kucing lucu.

Konsep kafe seperti ini memang sudah berkembang di Indonesia. Di Tokyo pun pet cafe seperti ini sudah menjamur, namun Cat Cafe Hapineko adalah yang paling terkenal. Nama cafe berasal dari bahasa Jepang, Neko, yang berarti kucing.

Sehingga Hapineko bisa diartikan happy cat dan membuat semua pengunjung kafe juga jadi happy! Kucing tidak hanya lucu namun juga aktif. Ada 16 kucing yang menggemaskan dan terawat dengan baik.

Interiot kafenya juga sangat nyaman. Dengan jendela yang besar, Kalian juga akan lebih leluasa menikmati pemandangan Shibuya . Tips kami, datanglah siang hari ketika kucing masih bersemangat dan cahaya masih bagus. Sehingga kalian bisa mendapatkan hasil selfie yang wow.

Shibuya Shopping

Dengan begitu banyak mal, Pusat perbelanjaan dan department store, gak heran kalau Shibuya benar-benar dijadikan surga untuk berbelanja. Di sana juga terdapat perbelanjaan bagi kalangan kelas atas.

Harajuku adalah tempat untuk pergi bagi siapapun yang sedang mengincar segala sesuatu yang berhubungan dengan budaya pop. Kalian akan menemukan barang-barang mahal, menyenangkan dan juga toko-toko funky murah.

Belanja adalah hal yang paling menyenangkan dan terbaik yang harus dilakukan di Shibuya, apalagi kalau waktu malam. Ini dikarenakan ada banyak lampu yang menyala dan itu akan membuat kita menjadi semakin semangat.

Tokyu Hands

Masih berhubungan dengan belanja nih guys, tempat wisata Shibuya yang satu ini terbilang cukup unik. Tokyu Hands adalah department store yang menjual pernak-pernik untuk berbagai kebutuhan seperti perlengkapan pesta, alat tulis, mainan hingga kostum Halloween.

Bertajuk creative life store, Tokyu Hands cocok untuk kalian yang suka membuat kerajinan atau benda unik yang kalian buat sendiri. Nama keren dari Tokyu Hands adalah do-it-yourself craft. Walaupun Tokyu Hands bisa kalian temukan di banyak kota di Jepang, namun Tokyu Hands Shibuya adalah cabang yang pertama.

Department store ini ternyata sudah buka dari tahun 1976, loh! Di tahun 2000, Tokyu Hands sudah membuka cabang di beberapa negara seperti Taiwan dan Singapura. Kalian juga dapat  belajar membuat karya sendiri di workshop gratis yang mendemonstrasikan pembuatan karya di Tokyu Hands. Makanya jangan sampai kelewatan guys, karena memang barang di Tokyu Hands sangatlah menggemaskan.

Shibuya Nightlife

Shibuya tidak hanya terkenal karena para penjalan kaki yang tak terhitung jumlahnya dan banyaknya toko-toko, akan tetapi karena pemuda di Tokyo menganggap tempat ini cocok untuk dijadikan sebagai tempat untuk berpesta.

Ada banyak hal keren yang bisa dilakukan di Shibuya dari minum bir di pub Jepang, menikmati Karaoke dengan teman-teman, hingga berakhir di sebuah klub eksplosif yang cukup mengagumkan di Tokyo (seperti womb – rupanya ini adalah tempat terbaik di Shibuya).

Anak-anak di Tokyo benar-benar tahu bagaimana caranya berpesta. Jadi kalau kalian belum berpengalaman, maka tenanglah kalian juga akan terbiasa dengan kehidupan malam yang ada di  Jepang.

Japanese Sword Museum

Tempat wisata Shibuya ini merupakan sebuah museum yang penuh dengan catatan sejarah. Di Japanese Sword Museum, kalian akan bisa melihat peralatan perang seperti pedang-pedang, pengikat pedang, baju besi dan pelindung serta alat-alat lain.

Museum ini memiliki pedang yang dibuat langsung oleh tokoh pengerajin pedang terkenal seperti Nobuyoshi dan Kuniyuki. Museum ini juga tersembunyi di lingkungan Shibuya yang ramai.

Area museum tidak terlalu besar namun cukup luas mengingat sempitnya lahan Tokyo. Kalian akan bisa mengeksplor keseluruhan museum dalam waktu yang singkat. Tapi jangan lupa untuk memperhatikan detail pedang, karena pedang ini tidak hanya memiliki catatan sejarah namun juga nilai seni yang tinggi.

Perlu kalian ketahui, di zaman modern, Jepang tidak lagi menganggap pedang sebagai senjata namun sebuah karya seni dan aset budaya. Pedang disebut mencerminkan kepekaan Jepang akan estetika.

Museum ini ada untuk melestarikan kerajinan dan membantu para pengerajin modern untuk meningkatkan penampilan mereka. Museum ini terlalu menarik untuk dilewatkan, membuatnya menjadi salah satu tempat wisata Shibuya yang wajib untuk para pelancong.

Meiji Jingu

Tempat wisata Shibuya yang satu ini juga gak kalah populer dengan yang lain. Meiji Jingu adalah sebuah kuil yang dibuat dan didedikasikan untuk roh Kaisar Meiji dan sang istri, Permaisuri Shoken.

Kuil ini selesai dibangun pada tahun 1920, tepat delapan tahun setelah mangkatnya sang Kaisar dan enam tahun setelah mangkatnya sang Permaisuri. Kuil ini sempat hancur saat perang dunia kedua namun dibangun kembali tak lama setelah perang berakhir.

Sebuah gerbang torii besar akan menyambut kalian di depan kuil. Pemandangan sibuk Shibuya akan berubah menjadi sangat tenang jika kalian berada di antara pepohonan kuil. Terdapat sekitar 100.000 pohon yang ditanam sejak kuil dibangun.

Treasure House yang ada disini akan memamerkan barang-barang pribadi Kaisar dan Permaisuri yang menarik. Tempat wisata Shibuya ini ramai dikunjungi terutama saat tahun baru. Kalian juga bisa melihat umat Shinto yang beribadah di ruang persembahan. Tak jarang ditemukan pasangan yang sedang menikah secara tradisional disini. Akses yang mudah, juga menjadi alasan wisatawan menyukai Meiji Jingu.

Nah, gimana guys keren-keren kan tempat yang ada di Stasiun Shibuya ini. Jadi kalau kalian main ke Jepang, jangan lupa untuk mengunjungi salah satu tempat di atas yah. Kalau bisa sih semuanya aja.hehe…