Surganya Para Traveller, Inilah Keindahan “Raja Ampat” Papua

Surganya Para Traveller, Inilah Keindahan “Raja Ampat” Papua

Indonesia merupakan negara maritim, disebut sebagai negara maritim dikarenakan negara ini dikelilingi oleh banyak pulau. Nggak cuma sekedar pulau biasa, Indonesia memiliki banyak pulau yang memiliki keindahan layaknya surga dunia. Dan salah satu diantara ribuan pulau yang ada di Indonesia “RAJA AMPAT” menjadi surga dunia yang banyak menarik para turis baik dalam maupun luar negeri.

Raja Ampat sendiri sering disebut sebagai Maldivesnya Indonesia, lantaran memiliki keindahan bawah laut yang luar biasa indah. Baik biota launya maupun sekitar pantainya. Nah untuk kalian yang berniat belibur, kalian bisa memasukan Raja Ampat sebagai tujuan wisata. Alangkah baiknya sebelum pergi kesana kalian juga harus mengetahui seluk beluk raja ampat terlebih dahulu.

Keindahan Raja Ampat

Raja Ampat merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Papua Barat. Daerah ini sebelumnya disebut Irian Jaya, Papua Barat dari pulau Papua yang diakui bagian dari Indonesia pada 1961. Pada 1969 penduduk Papua Barat memilih menjadi bagian dari Indonesia melalui suatu referendum. Pada 2003 teritori ini dibagi menjadi dua provinsi: Papua dan Papua Barat. Tapi bersama-sama, dua provinsi ini kerap disebut sebagai Irian Jaya.

Wilayah yang berbentuk kepulauan ini terdiri dari empat pulau besar dengan gugusan pulau kecil lainnya yang mempesona. Ketika mendengar kata Raja Ampat, pasti kita selalu teringat dengan objek wisata bukan? Ya, Raja Ampat memang terkenal dengan objek wisata yang sangat terkenal dan menjadi salah satu objek wisata terbaik di Indonesia. Ketika kamu datang ke Raja Ampat, bisa dijamin kamu akan terkagum dan akan sulit merupakan moment menyaksikan langsung keindahan alam yang begitu indah.

Tempat wisata di Raja Ampat Papua Barat selalu menjadi destinasi favorit bagi para traveller yang gemar berburu spot foto cantik dengan nuansa petualangan yang cukup menantang. Bagaikan berlian yang berbinar, seperti itulah pesona bawah laut yang ditawarkan oleh Raja Ampat. Pulau ini tak pernah gagal mengundang minat para wisatawan untuk tak sekedar melihat keindahan pulaunya saja.

Raja Ampat dengan gugusan pulau tersebut menyimpan potensi wisata alam yang luar biasa indahnya. Kegiatan seru seperti diving dan snorkeling menjadi daya tarik utama kepulauan ini, banyak wisatawan yang menyempatkan liburan di Raja Ampat hanya sekedar untuk menikmati keindahan alam bawah laut dengan terumbu karang yang cantik.

Perairan Kepulauan Raja Ampat merupakan salah satu dari 10 perairan terbaik untuk diving di seluruh belahan dunia. Bahkan, mungkin juga diakui sebagai nomor satu untuk kelengkapan flora dan fauna bawah air pada saat ini karena diperkaya dengan 540 jenis karang, 1.511 spesies ikan dan 700 jenis moluska ada di sini.

Berbicara mengenai keindahan yang dimiliki oleh Raja Ampat, jangan pikir kalau tempat wisata tersebut itu memang indah dari awal ya. Lalu? kecantikan yang dimiliki Raja Ampat yang mendunia sejak tahun 1990 itu adalah sesuatu yang ”tak sengaja”. Saat itu, seorang penyelam berkebangsaan Belanda bernama Max Ammer mengunjungi kawasan ini.

Tujuan awalnya adalah menelusuri keberadaan pesawat dan kapal yang digunakan dalam Perang Dunia II yang diperkirakan karam di kawasasan tersebut. Ternyata Max Ammer sangat terpesona dengan keragaman biota di Raja Ampat Maka pada tahun 1998 dia mengajak Gerry Allen, seorang ahli perikanan dari Australia untuk mengadakan survei di tempat ini.

Pencarian bangkai kapal dan pesawat itu sendiri ternyata juga membuahkan hasil. Di dasar laut kepulauan Raja Ampat ditemukan beberapa peninggalan bekas perang diantaranya mesin perang, kapal dan pesawat terbang bekas perang dunia II. Jadi bisa dibilang, kekayaan Raja Ampat bukan hanya keragaman biotanya saja, namun juga kekayaan historisnya.

Asal Nama Raja Ampat

Kalau tadi kita sudah membahas mengenai sejarah indahnya Raja Ampat, maka sekarang kita akan membahas tentang asal nama tempat wisata tersebut. Apakah kamu tidak penasaran kenapa tempat tersebut diberi nama Raja Ampat? Dalam Bahasa Indonesia Raja Ampat berarti “Empat Raja”, yaitu empat orang raja yang menguasai wilayah tersebut.

Asal mula nama Raja Ampat menurut mitos masyarakat setempat berasal dari seorang wanita yang menemukan tujuh telur. Empat butir diantaranya menetas menjadi empat orang pangeran yang berpisah dan masing-masing menjadi raja yang berkuasa di Waigeo, Salawati, Misool Timur dan Misool Barat.

Sampai saat ini belum jelas siapa yang memberikan nama kepada ke empat raja tersebut, namun diketahui bahwa masing-masing raja bernama:

  • War menjadi Raja di Waigeo.
  • Betani menjadi Raja di Salawati.
  • Dohar menjadi Raja di Lilinta (Misool)
  • Mohamad menjadi Raja di Waigama (Batanta)

Sementara itu, tiga butir telur lainnya menjadi hantu, seorang wanita dan sebuah batu. Hadirnya ke empat raja yang masing-masing berkuasa di empat wilayah tersebut itulah yang kemudian memunculkan nama Raja Ampat atau yang berarti “Empat Raja”. Mitos mengenai asal mula nama Raja Ampat ini juga turut memunculkan daya tarik tersendiri sebagai ciri khas dari Raja Ampat.

Bagaimana dengan suku yang berada di sana? Penduduk asli kabupaten Raja Ampat terdiri dari lebih dari 12 suku adat. Suku adat ini ada yang telah mendiami wilayah kepulauan Raja Ampat maupun yang berimigrasi dari wilayah kepulauan lain di sekitar Raja Ampat. Berikut ini adalah suku-suku tersebut:

  • Suku Wawiyai (Wauyai)
  • Suku Kawe
  • Suku Laganyan
  • Suku Ambel (Waren)
  • Suku Batanta
  • Suku Tepin
  • Suku Fiat, Domu, Waili dan Butlih
  • Suku Moi (Moi-Maya)
  • Suku Matbat
  • Suku Misool
  • Suku Biga
  • Suku Biak

Sebagian besar penduduk asli Raja Ampat adalah masyarakat subsistem yang hidup sederhana, tradisional dengan target hanya sebatas mencukupi kebutuhan sehari-harinya. Secara umum masyarakat Papua memang terdiri dari ribuan suku yang berbeda. Berbeda wilayah, berbeda juga aksen bicaranya.

Keunikan ini tidak menjadikan perbedaan, namun dikembangkan untuk dijadikan sebuah tradisi. Diantara ribuan suku yang ada, Dani dan Asmat adalah suku terbesar di Papua. Keduanya memiliki budaya yang unik dan tradisi yang dijadikan daya tarik wisata yang sangat kuat. Suku Dani terkenal dengan festival bakar batu di Wamena dan Suku Asmat terkenal dengan hasil kerajinan seni pahatnya yang berkelas dunia.

Dan yang akan membuat kalian semakin betah berlama-lama liburan ke Raja Ampat adalah masyarakatnya yang ramah-ramah. Ya masyarakat di Raja Ampat terkenal dengan keramahannya dan tidak seperti kebanyakan yang orang pikirkan bahwa orang yang tinggal di Papua itu keras, terlebih ketika kedatangan tamu dari luar daerah.

Masyarakat Raja Ampat hidup di perkampungan yang kecil dan lokasinya berjauhan sampai ada yang beda pulau. Mereka sangat senang kalau kita bawakan oleh-oleh berupa pinang atau permen. Kemudian kita bisa mengobrol bersama masyarakat.

Acara mengobrol sambil kunyah pinang dinamakan para-para pinang. Para-para pinang diselingi dengan saling lempar mob atau lelucon dan cerita lucu. Masyarakat Raja Ampat kebanyakan memeluk agama islam dan kristen. Mereka hidup berdampingan dengan rukun dan damai.

Masyarakat Raja Ampat memiliki rumah yang unik dan dibangun di atas pohon dengan ketinggian 10-30 meter dari permukaan tanah. Alasan dibangun seperti itu adalah untuk menghindari dari binatang buas juga serangan-serangan dari suku lain dahulunya. Rumah ini dibangun dengan susunan kayu-kayu dengan ikatan rotan dan dinding dengan bilahan bamboo juga kulit kayu.

Sebagai penduduk yang mendiami wilayah kepulauan yang sebagian besar wilayahnya adalah perairan laut, maka sumber mata pencaharian utama mayoritas masyarakat Raja Ampat adalah dengan mengolah berbagai sumber daya alam yang berasal dari laut seperti nelayan, pembuat ikan asin, pencari rumput laut atau sebagai penyedia jasa transportasi laut antar pulau dll.

Tempat Wisata Terbaik Di Raja Ampat

Kalau berbicara tentang Raja Ampat, mungkin tak seorang pun yang tak tau tempat wisata terindah ini. Banyak biota laut yang mendiami perairan Raja Ampat sehingga membuat kepulauan ini semakin indah dan banyak menyedot perhatian wisatawan. Jika kamu ingin berkunjung ke sana, nah berikut ini merupakan tempat-tempat yang harus kamu kunjungi ketika berada di kepulauan Raja Ampat:

  • Pulau Wayag

Inilah pulau spesial pertama milik Kabupaten Raja Ampat yang dianggap sebagai surganya dunia. Wayag adalah Ikon Raja Ampat dan yang datang ke Raja Ampat haruslah mengunjungi destinasi ini. Di sini kita bisa melihat gugusan pulau yang berjajar berwarna hijau dengan warna laut yang biru bersih.

Tak hanya memiliki keindahan alam yang luar biasa, Pulau Wayag juga memiliki pesona keindahan bawah laut yang indah. Bahkan dinobatkan sebagai salah satu dari 10 spot menyelam terbaik di Indonesia. Pulau ini merupakan pulau terjauh dari Raja Ampat.

Oleh karena itu, untuk tiba di tempat ini diperlukan enam sampai tujuh jam perjalanan dengan speedboat dan harus berangkat pada malam atau subuh. Untuk mendapatkan foto atau pemandangan yang indah, kita harus menuju puncak bukit yang bisa ditempuh selama satu hingga 2 jam mendaki di karang keras. Dari puncak bukit ini, kita bisa melihat seluruh pemandangan Raja Ampat.

  • Teluk Kabui

Kalau Thailand punya Phi-phi Island dengan gugusan pulau batu karst yang cantik, maka Raja Ampat punya Teluk Kabui yang memiliki keindahan luar biasa. Terletak di kepulauan Raja Ampat, Papua Barat, Teluk Kabui dapat ditempuh sekitar 1 jam perjalanan dari Waisai, Ibukota Raja Ampat.

Menjelajahi kawasan Teluk Kabui di Raja Ampat, maka kamu bisa berjumpa dengan Batu Pensil yang unik. Inilah ikonnya Teluk Kabui yang paling terkenal. Batu Pensil, begitulah nama tempat wisata satu ini. Bentuknya berupa batu raksasa yang berdiri tegak di tengah lautan Teluk Kabui. Sekilas, bentuknya memang tak mirip dengan pensil, namun para wisatawan sudah terlanjur mengenalnya sebagai Batu Pensil.

Teluk Kabui memang dijadikan destinasi tujuan para wisatawan. Namun, pengunjung tidak bisa menyinggahi di semua tempat. Karena rata-rata tebingnya tidak memiliki pesisir. Tetapi, ada beberapa tebing yang bisa didaki dan memiliki tangga.

  • Pulau Misool

Pulau ini berbatasan langsung dengan Laut Seram sehingga memiliki laut lepas yang luas. Lokasi strategis ini membuat Pulau Misool menjadi jalur lintasan hewan-hewan besar seperti ikan paus dan gurita. Air laut di pulau ini berwarna hijau toska dengan hamparan pasir putih di sekitarnya. Lingkungannya pun dipenuhi pepohonan hutan tropis dan bakau yang hijau.

Di pulau ini pengunjung dapat melakukan berbagai kegiatan, mulai dari snorkeling, menyelam, berenang atau sekedar bersantai menikmati pemandangan indah. Pemandangan bawah lautnya pun patut diacungi jempol karena masih terjaga. Di Pulau Misool kamu juga melihat jejak peninggalan Kerajaan Misool dan wisata lainnya yang indah-indah.

Wisata Raja Ampat Papua Barat ini akan memberikan pengalaman seru yang berbeda. Kamu dapat menikmati keindahan Pulau Misool tanpa harus berbagi dengan banyak orang, kenapa? Karena tempat ini sejatinya tak berpenghuni. Keindahan sepanjang wilayah pulau Misool sungguh tak dapat diragukan lagi bukan?

  • Pulau Waigeo

Pulau yang juga dikenal dengan nama Amberi ini terletak di antara Pulau Halmahera dan Pulau Papua. Pulau ini merupakan salah satu pulau yang paling mudah untuk dijangkau dengan transportasi umum dibandingkan pulau di sekitar Raja Ampat lainnya. Selain lokasi diving yang cantik, di sini pengunjung juga dapat menemukan teluk indah berdinding tebing yang menjulang.

Pulau Waigeo juga memiliki hutan rimba yang luas, tetapi sebagian besar masih belum dapat diakses. Pulau Waigeo adalah rumah bagi berbagai Objek wisata. Semua komplit dalam tempat yang sempurna untuk memulai eksplorasi kamu terhadap gugusan pulau di Raja Ampat.

  • Pulau Salawati

Pulau Salawati merupakan pulau terbesar di Kabupaten Raja Ampat. Perairan di sekitar pulau Salawati menjadi saksi dahsyatnya perang dunia ke dua. Di kawasan Raja Ampat, tepatnya perairan Salawati banyak ceceran kapal laut dan pesawat yang tenggelam di perairannya seperti Shinwa Maru, pesawat P40, mesin-mesin korban PD II dan masih banyak lagi yang kini terus mendarat di dasar laut ini.

Dengan pasir yang berwarna putih, pulau ini banyak diminati oleh wisatawan. Apalagi di sini adalah tempatnya ikan pelangi yang jarang ada di dunia yang menambah keistimewaan pulau ini. Selain itu, masyarakatnya juga memiliki adat istiadat yang kental. Tarian Wor adalah salah satu tarian yang selalu menjadi salah satu tarian penyambut para wisatawan yang datang ke sini. Wisatawan akan betah dengan masyarakat yang ramah selama di tempat wisata Raja Ampat ini.

  • Pulau Pianemo

Jika kamu berkunjung ke Raja Ampat, maka jangan lupa mengunjungi Pulau Pianemo. Pulau yang berada di Distrik Waigeo Barat ini menyimpan sejuta pesona keindahaan alam bahari yang sayang untuk dilewatkan. Banyak orang bilang Kepulauan Pianemo adalah miniaturnya Pulau Wayag. Hal ini tak lain tak bukan karena pemandangan di pulau ini memang sangat mirip dengan Pulau Wayag.

Tapi bedanya di sini wisatawan harus berjuang naik ke pulau kecil untuk bisa melihat keindahan kepulauan ini. Perjalanan ke Pianemo bisa ditempuh sekitar 2—3 jam tergantung keadaan cuaca dengan speedboat atau kapal. Saat yang tepat untuk mendatangi Pianemo adalah di waktu pagi, selain karena cuaca yang tidak terlalu terik, keindahan Pianemo sewaktu bermandikan cahaya mentari pagi juga menjadi alasan tersendiri.

  • Pulau Batanta

Di pulau ini pengunjung dapat menemukan air terjun Batanta yang berada di pedalaman hutan bakau. Di belakang air terjun juga terdapat goa kecil yang hanya dapat dimasuki lima orang. Di Pulau Batanta terdapat desa wisata Marandanweser dan Waiweser, di mana pengunjung dapat menginap dan merasakan kehidupan asli masyarakat lokal.

Pulau ini merupakan salah satu pulau yang saat ini banyak dikunjungi wisatawan baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri karena kondisi alamnya yang indah dan masih asli. Dari segi keindahan, Pulau Batanta mirip dengan pulau lain yang berada di Raja Ampat.

  • Pulau Kri

Jika ditanya tempat menyelam paling sempurna di Raja Ampat, maka salah satunya adalah Pulau Kri. Di sini wisatawan dapat menemukan 374 spesies ikan dalam satu penyelaman saja. Di sini ada banyak barakuda, jacks, batfish dan kakap yang hidup berdampingan dengan ikan kecil karang kecil, hiu, ikan kerapu hingga kura-kura. Arusnya tidak begitu kuat dan karangnya sangat indah.

Tak hanya memiliki keindahan laut saja, Raja Ampat juga memiliki Flora dan fauna terlengkap di dunia.
Contohnya beraneka ragam biota laut dapat kita temui di kawasan ini seperti wobbegog, ikan pari manta, kuda laut katai, ikan eviota raja (sejenis ikan gobbie yang termasuk ke dalam ikan endemik Raja Ampat), hiu karang, ikan tuna, barakuda, cendrawasih wilson, cendrawasih merah, aneka burung nuri dan kakatua, maleo waigeo, kuskus waigeo, aneka ragam anggrek dan lain-lain. Selain itu Raja Ampat memiliki hutan mangrove, padang lamun, pantai tebing dan berbatu.

Gimana? Yakin nih gak mau liburan ke Raja Ampat? Tempat wisata yang begitu indah dan terjaga serta akan membuat kamu yang berkunjung ke sana bakalan betah berlama-lama. Raja Ampat sangat memerhatikan kelestarian alamnya, salah satu cara mereka menjaganya adalah dengan tidak membiarkan setiap orang bebas berkunjung ke pulau Raja Ampat. Jumlahnya dibatasi dalam waktu tertentu.

Karena memang kecintaan masyarakat Raja Ampat sangatlah luar biasa, mereka akan melakukan apa saja demi menjaga keindahan pulau tempat tinggal mereka. Nah semoga saja dengan adanya artikel berikut ini dapat menambah daftar destinasi liburan kamu ya…